Aku juga mau kerja kaya’ mammie …

Pulang sekolah, masih dengan lukisan warna di pipi nya, abigail langsung ceritaaaaaaa…..
- Mam.. tadi aku bisa loh perform nya…
- Mam, tadi temen aku bilang adik nya sakit…
- Mam… bla bla bla…
-
sambil cerita, sambil ambil posisi duduk di kursi kerjaku, depan laptop (karena siang itu sambil masak, maka laptop berposisi di meja makan dulu yaaaa), lalu abby mulai praktek ketak ketik sibuk ala mammienya… hihihiihihihii udah miriiiiippppp.
-
lalu dia bilang:
Abigail: “Mam.. kalo aku dah besar niy, aku boleh ‘nggak kerja kaya’ mammie?”
Mammie: “kerja gimana? kerja oriflame?”
Abigail: “Iya… kerja nya pake laptop ajaa ‘nggak usah di kantor kaya’ mammie duluuuu.”
..
Mammie: “Ohoohoho boleeeh nak….. emang kenapaaa kalo kerja kantor?”
Abigail: “‘Aku lebih seneng mammie kerja di laptop aja, supaya bisa temenin aku terusss…”
-
Aaaaaaaaaaahhhh….. anakkuuuu…. jadi inget nasib mu duluuuuuuu.. hiks hiks.. maafin mammie ya Nak….
(…3 tahun pertama usiamu, mammie mu ini masih belum rela kehilangan status ‘pegawai’ nya, masih belum yakin kuat berkecimpung di dunia rumahan dengan pekerjaan rutin sajaaaaa……)
dan ternyataaaaaaaaaa
setelah pohon2 alasan yang rimbuun sekali aku pupuk di benakku perlahan2 mulai bisa kutebang, lama kelamaan mulai jelas arah tujuan hidupku ke depan. Sosok gadis cilik yang setia menanti kepulangan mammienya dari kantor, sosok rapuh yang pasti amat sangat memerlukan pelukan tanganku ketika demam dan tertidur di siang hari, sosok cilik yang sejak lamaaaa kunantikan kehadirannya… menjadi kompasku untuk melangkah ke depan.
-
It’s not only “ME” anymore….. it’s about “HER LIFE” now.  It’s the consequence that I have now as a mother.
..
Maka dengan pertimbangan A sampai Z, kuberanikan diri mengajukan resignation papernya dan kutinggalkan 10 tahun kerja setia ku pada bos2 kantorku, sambil menjalankan bisnis seruuu ku dari rumah.
-
and here we are….
Melewati hari2 kita dengan penuuuuh warna, penuh haru biru, canda tawa dan intrik2 kecil kehidupan. Aku bisa mengesampingkan ego ku…. aku bisa fokus pada ego mu…. hidup mu…. dan it’s beautifulllllll more than i could imagine before…
Terharu dengan kesederhanaan pengertianmu tentang pekerjaanku di depan laptop. Tapi semoga pilihan selalu ada di depanmu ya Nak…. because Life is all about choices dear….
Pilihlah jalan hidupmu,
Pilihlah Nasibmu,
Jangan terlena hanya dengan kata2 “Nasib” yang selalu kita padankan dengan hal’kepasrahan’, karena Allah amat sangat menghargai ummatNya yang mau beusaha………
Ok dear… Let’s enjoy ourdaysssssssss..
..
Love u more
..

Random Image
Nama
Email
Telp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>